21 Maret 2012

Doa di sholat malam ...

Berdo'a merupakan rutinitas yang seyogyanya dilakoni oleh setiap manusia. Do'a sama saja dengan meminta. Perbedaannya terletak kepada siap kita meminta. Ketika seorang hamba berdo'a kepada sang pencipta berarti isa sedang meminta sesuatu kepada sang penciptanya. Akan tetapi, ketika kita akan berdo'a tentulah ada waktu dan tempat. Hampir sama sepertinya dengan ketika kita ingin meminta seseuatu kepada orang lain. Malahan, permintaan yang akan kita minta ini tidak terbatas. Sehingga banyak persiapan yang harus kita persiapkan untuk meminta sesuatu, apalagi itu kita meminta kepada sang pencipta. Benarkah pernyataan tersebut ??? setelah dikaji lebih dalam dan terstruktur, ternyata meminta kepada manusia itu lebih banyak pengormanan yang harus diberikan daripada meminta kepada sang pencipta. Banyak sekali manusia-manusia sekarang yang tertipu dengan manusia lainnya. Mereka tidak pernah berfikir secara akal sehat, malahan mayorotas keseharian mereka merupakan pakar-pakar intelektual. Memang sich tidak pakar intelektual di bidang agama. Akan tetapi seyogyanya mereka tahu dengan istilah berfikir secara nyata (common sense) masuk diakal. Coba kita bayangkan, ternyata kehidupan kita itu dari kecil sudah diajarkan mengemis kepada manusia, bukan mengemis kepada yang menciptakan manusia. Mungkin kita terlupa, tapi malahan setelah dewasa dan bisa berfikir intelek, masih banyak manusia sekarang yang masih suka mengemis kepada manusia. Udah dulu ah mengenai memintanya, langsung aja kepada do'anya :

Ya Allah, sesungguhnya hamba ini adalah makhluk Engkau yang paling lemah, dan sesunggunya banyak sekali kekurangn-kekurangan yang hamba miliki ya Allah.

Ya Allah, jikalau perjuangan hidup ini seperti ini lah yang Engkau ridhoi hamba ikhlas ya Allah, hamba ridho. Tapi jikalaulah hamba hanya sekadar bahagian orang-orang yang terzholimi oleh makhluk ciptaan engkau yang lain, hamba yakin AdzabMu maha pedih dan maha nyata.

Ya Allah, memang hamba masih egois, memanag hamba masih tetap idealis, tapi ahamba yakin ya Allah, keegoisan hamba dan keidealisan hamba hanya untuk mendapatkan ridhoMu ya Allah, bukan mendapatkan ridho makhlukMu.

Ya Allah, hamba yakin, jikalau Engkau sudah ridho, tak ada satupun makhlukMu yang tidak akan ridho.

Bersambung heula ... Atos Adzan didieu mah,.

Tanggapan Pembaca:

0 komentar:

Jasa Web Murah

Kabar UPI