26 Maret 2012

Gemuruh halilintar, mengisyaratkan ...

Di lihat waktu masih tengah hari, tapi mengapa bertubi-tubi gemuruh itu menghantam bumi, apakah gerangan yang kan terjadi ??? Terkadang prakiraan dan perkiraan pakar tidak sesuai lagi dengan kemauan sang pencipta. Banyak teori-teori yang lumpuh akibat dimakan oleh perkembangan zaman dan tidak terakuinya lagi dengan kenyataan alam. Para pakar meteorologi dan geofisika salah satu contohnya. 

Di dalam keilmuan mereka seharusnya pergantian musim itu sudah ada prakiraan dan perkiraannya masing-masing. Sebagi contoh negara kita negara Indonesia yang terleak di garis Khatulistiwa, biasanya akan musim hujan dari tanggal sekian ke tanggal sekian, dan biasanya akan musim panas dari tanggal sekian ke tanggal sekian, tapi kenyataannya sekarang itu semua sudah tidak berlaku signifikan lagi. Banyak sekali prakiraan dan perkiraan mereka yang tidak sesuai dengan kenyataan di alam.

Jikalaulah kita berfikir secara filosofi, maka akan terbentuk suatu pemiran baru yang melahirkan generalisasi yang baru pula. Gemuruh itu tidak selalu menandakan akan turunnya hujan. Halilintar tidak seharusnya menyambar. Apakah ada isyarat yang tersembunyi dari peristiwa-peristiwa alam semacam itu ??? Atau terlalu cepatkah hasi pikiran manusia itu termakan oleh waktu. Ini adalah tugas kita untuk berbagi dalam kebersamaan ilmu
Banyak sekali sebenarnya ilmu yang terkdang tidak sesuai dengan pemikiran kita secara general (umum) akan tetapi memberikan imbas yang luar biasa terhadap perkembangan ilmu lainnya dan perkembangan kehidupan manusia yang mengarahkan mereka untuk selalu beradap dalam menterjemahkan suatu peristiwa alam.

Tanggapan Pembaca:

0 komentar:

Jasa Web Murah

Kabar UPI