27 Maret 2012

Masih terlalu awal untuk itu ...

Kegiatan hari ini tidak terlalu padat tapi membosankan, cuaca di luar sana juga mendukung untuk melakukan ritual-ritual yang kurang bermanfaat. Banyak hal yang seharusnya bisa dan harus kita perbuat untuk menjadikan perubahan yang lebih baik. Memang perubahan itu butuh waktu yang lama, sebagaimana yang kita tahu bahwasanya setiap perubahan itu butuh waktu dan harus bisa membiasakan diri untuk menjadikan perubahan itu sesuatu yag tidak memaksa kita dalam melakukannya. Kehidupan terkadang berat dirasakan, apalagi dengan berubahnya siklus yang biasanya sudah siap tersedia sekarang menjadi harus disiap sediakan sendiri. Selain itu, banyak permintaan-permintaan yang mungkin tidak serupa dengan sebuah intrupsi-intrupsi kecil dalam mencapai tujuan dari perjuangan itu sendiri. 

Lebih dari 3 jam pulau kapuk memberikan kehangatan. Akan tetapi tanggung jawab harus segera dipunahkan. Dalam artian, setiap yang akan kita lakukan harus selesai kita lakukan. Perjuanga terus kaan berlanjut. Hidup ini perjuangan yang tidak akan pernah putus, suak tidak suaka itulah hidup. Yang terpenting bagaimana agar kita bisa memaknai hidup, bisa arif dan bijak dalam hidup. Apalagi jikalau kita adalah orang-orang intelektual yang sadar dan paham betul akan arti kehisupan yang sebenarnya.

Masih terlalu awal, padalah waktu itu, tersengoh-sengoh nafas ini berlari dan mnegejar cita-cita dari sebuah informasi yang mungkin bisa menjadi motivasi. Tapi,,, masih terlalu awal. Sedih, dan seperti itulah adanya. Kapankah organisasi-organisasi di negara kita ini mempunya pemimpin  keilmuan bukan seorang pemimpin kegoan. Seorang pemimpin keilmuan mempunya softkill yagn luar biasa, selain itu mereka bia mengontrol mana yang terbaik dari yang baik. Hal ini tidak hanya sekadar kata-kata, aka ntetapi selalu terukir di dalam amal dan perbuatan mereka. Bagaimanapula dengan seorang pemimpin keegoan, pemimpin ini hanya mementingkan jabatan, harta, kesenangan pribadi, mereka lupa, mereka hidup tidak untuk sendiri. Jikalau sendiri mereka tidak akan bisa hidup dan menjadi pemimpin. Masih banyak kita jumpai di organisasi-organisasi kita , di negara kita, pada bangsa kita, pemimpin-pemimpin yang masih egois.

Tanggapan Pembaca:

0 komentar:

Jasa Web Murah

Kabar UPI