25 Maret 2012

Tuliskanlah kealfaanmu,dan perbaikilah satu demi satu.

Terkadang kita lupa akan makna kehidupan, kita selalu berfikir hidup itu masih panjang dan berfikir dantai saja. Jangan salah !!! aesuatu yang mungkin tidak menjadi bahan pemikiran bagi kita akan menjadikan hal ini suatu penyesalan yang besar. Penyesalalan yang akan berimbas kepada diri sendiridan orang lain. Penyesalan apakah itu ??? penyesalan terhadap semua kealfaan-kealfaan yan gpernah kita perbuat dan sampai saat ini belum bisa kita perbaiki. Di bawah ini ada beberapa tips dan triks bagaimana agar kita bisa memperbaiki kealfaan-kealfaan itu.

  1. Hal yang menjadi dasar untuk berubah adalah 'niat' , jika seseoran gsudah berniat untuk melakukan perubahan pada diri mereka, maka insyaAllah mereka akan berubah.
  2. Beusaha untuk berubah, banyak orang yang hanya niatnya saja, tapi usaha yan gdilakukan belum optimal bahwkan tidak ada kelihatan didalam menjalani kehisupannya.
  3. Tuliskanlah apa-apa saja kealfaan-kealfaan yang kita miliki. Hal ini merupakan pokok awal, ketika niat dan usaha sudah kita meiliki. Coba kita tuliskan dan kita renungi terlebih dahulu, kenapa dan kenapa, apakah kita harus seperti ini terus, istiqomah di jalan yan gtidak benar. kapan kita akan berubah, bagaimana masa depan keluarga kita,kalua misalnya kita tidak berubah.
  4. Setelah dituliskan, saatnya untuk meerenungi dan memperbaiki satu persatu. Ngak berurutan juga ngak apa-apa, Yang terpenting adalah konsistensi ketiak kita sudah melakukan perbaikannya. Sebagai contoh, jikalau kita suka ngak mandi, berarti mulai sekarang harus rajin mandi dan buat jadwal hariannya. Begitu juga dengan hal-hal yan glainnya. Renungi, mandi itu kebutuhan atau sebuah keinginan semata. Jikalau kebutuhan berati itu merupakan sebuah kewajiban yang harus kita tunakan untuk berefek positif di lingkungan orang banyak.
  5. Kemudian konsistensi.keistiqomahan, banyak seseorang atau lebih yang ingin melakukan perubahan diri kelebih baik tetapi mereka tidak konsisten dengan janji dan jadwal yang telah mereka buat sendiri.
  6. Dan yang terakhir itu adalah lingkungan, sebenarnya lingkungan ini meruapakn faktor luar dari penyebab sesuatu, akan tetapi dan terkadang lingkungan bis amenjadi tolok ukur seseorang dalam menjalnai perubahan dan perbaikan dirinya.
Mungkin segitu  dulu tulisan mengenai perubahan yang dibantu dengan menuliskan, ternyata menulis itu tidak rugi khan, manfaatnya tidak hanya untuk orang lain tapi juga besar untuk diri kita sendiri, apalagi bagi mereka yang ingin semakin hari semakin baik, baik di mata Allah maupun di mata manusia.


Tanggapan Pembaca:

0 komentar:

Jasa Web Murah

Kabar UPI