21 April 2012

Siapa bilang wanita hamil tidak boleh puasa ?

Bulan puasa adalah bulan yang penuh berkah, bulan terbaik dimana berkah dan rahmat senantiasa tercurah dari Yang Maha Kuasa. Di bulan puasa ini seluruh umat uslim di dunia wajib melakukan ibadah puasa selama 30 hari. Menahan segala bentuk makan, minum, dan hawa nafsu dari mulai imsyak hingga waktunya berbuka di petang hari. Namun ada beberapa golongan yang diberikan keringanan untuk tidak berpuasa, salah satunya adalah ibu hamil dan ibu menyusui. Kepada mereka, diperbolehkan untuk membatalkan puasanya dengan keharusan menggantinya di hari lain baik disertai membayar fidyah maupun tidak. Namun, jika wanita hami lingin "memaksakan" untuk berpuasa dengan alasan kuat selama melakukan puasa atau malah malas untuk mengganti puasa di bulan-bulan berikutnya, apakah  cukup aman baik bagi dirinya maupun janin yang dikandungnya?

Jawabanya adalah tergantung dari kondisi kesehatan ibu hamil itu sendiri. Selama kondisi kesehatan wanita hamil dan janin yang dikandungnya setelah dilakukan pemeriksaan dinyatakan sehat, maka wanita hamil diperbolehkan untuk berpuasa dengan syarat ibu hamil tetap mampu memenuhi kebutuhan nutrisi baik bagi dirinya maupun janin yang dikandungnya. Pemenuhan nutrisi ini harus sama dengan kondisi ketika tidak berpuasa cuman yang berbeda pemenuhan nutrisi ini dipindah waktunya tentunya dilakukan pada saat sahur dan berbuka puasa serta antara waktu berbuka puasa dan sahur.

Kandungan nutrisi dan gizi yang seimbang sekitar 2.500 kalori dalam sehari, dengan komposisi 50% karbohidrat (sekitar 308 gram), 30% protein (sekitar 103 gram), dan 10-20% lemak (sekitar 75 gram). Pemenuhan nutrisi bisa dilakukan dengan mengkonsumsi makanan empat sehat lima sempurna yang terdiri dari nasi, sayur, lauk pauk, buah, dan susu setiap kali bersantap buka dan sahur. Anda juga bisa menambahkan suplemen vitamin yang diyakini cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil selama berpuasa. Di samping itu, ada beberapa zat penting yang diperlukan saat kehamilan, di antaranya asam folat, zat besi dan kalsium. Asam folat diperoleh dari kacang-kacangan, zat besi didapatkan dari sayuran, sementara sumber kalsium bisa didapatkan dari susu dan ikan.

Namun, ada beberapa kasus ibu hamil disarankan untuk tidak berpuasa jika mengalami gangguan sebagai berikut:
Kencing manis atau diabetes (DM)
Penyakit darah tinggi atau hipertensi
Mengalami Perdarahan
Dehidrasi atau kekurangan cairan
Gangguan sistem pencernaan
Wanita hamil dengan kencing manis  tidak disarankan untuk  berpuasa. Alasannya adalah selain harus menjalani terapi obat secara teratur, ibu hamil juga harus mematuhi program makan yang telah dibuatkan supaya kadar gula dalam darah bisa tetap terkontrol atau bisa tetap stabil.

Baik sebelumnya mempunyai riwayat hipertensi atau hipertensi dalam kehamilan. Ini penting untuk pengaturan obat dan pengaturan naik dan turunnya tekanan darah. Naik turun tekanan harus dihindari selama hamil karena bisa menyebabkan kematian ibu maupun si bayi. Ini jelas kontra indikasi atau tidak diperbolehkan berpuasa. Kalau tetap dipaksakan berpuasa bisa mengkhawatirkan keadaan janin di dalam kandungan.

Banyak penyebabnya seperti muntah terus selama hamil (hiperemesis gravidarum),wanita hamil muda dengan morning sickness atau mual-muntah terus, nafsu makan tidak ada (anorexia). Gangguan sistem pencernaan yang paling jamak adalah sakit lambung atau maag. Ibu hamil dengan gangguan ini yang memaksakan diri berpuasa berarti memperbesar peluang penyakitnya akan kambuh. Lambung kosong akan mempertinggi peluang terjadinya peningkatan asam lambung dan bisa berbahaya untuk bayi.


Sumber : Bidanku

18 April 2012

Siapa yang Kita Makan Hari Ini?


Penulis : Fidalis Harefa | 18 April 2012

Tingkat kemapanan hidup manusia dapat digambarkan dalam sebuah lelucon. Lelucon makan-memakan mungkin bisa menjadi salah satu yang syarat makna untuk itu. Saat pertama sekali saya dengar lelucon ini dari dosen filsafatku dulu di Fakultas Filsafat P. Siantar, saya menanggapinya biasa-biasa saja. Setelah melihat dan merasakan betapa beratnya perjuangan hidup di negeri tercinta ini, makna lelucon itu teringat kembali.



1. Seorang manusia yang sudah mulai terlibat dalam kehidupan inti selain kehidupan pribadinya, punya suami/istri dan punya anak, tapi terasa berat untuk mendapatkan kebutuhan harian terutama kebutuhan pangan, akan menghadapi satu masalah unik yang harus dituntaskan. Boleh dikatakan, mereka ini termasuk keluarga miskin (bisa juga digolongkan melarat) karena kepastian untuk dapat makan hari ini hanya 5% saja. Pertanyaan yang sering diungkapkan adalah: Apa yang kita makan hari ini?


2. Bila keadaan ekonomi sudah mulai baik. Sudah bisa berkumpul dengan keluarga dan makan bersama di rumah, tentu masalahnya juga beda. Mereka membutuhkan sedikit suasana yang berbeda, atau boleh dikatakan penghasilan yang didapatkan sanggup untuk mencari waktu makan di luar bersama keluarga, mereka akan mempertanyakan: Di mana kita makan hari ini?
3. Karena ekonomi semakin mapan, bonus yang didapatkan semakin besar, kebutuhan keluarga terpenuhi dan kepastian hidup sudah ada, masalah lain juga muncul. Suatu hari mereka merencanakan untuk makan di tempat yang mewah. Karena merasa mampu untuk makan di tempat itu di masa mendatang, maka pertanyaannya begini: Kapan kita makan di sini lagi?
4. Tingkat kehidupan itu semakin naik. Pilihan juga semakin banyak. Kadang ada rasa jenuh, bosan dengan pilihan yang ada, tidak puas dengan apa yang telah tersedia, masalahnya pasti beda lagi. Makan di rumah pun bosan karena menunya itu-itu saja. Semua menu di rumah makan mewah juga sudah pernah dicicipi. Pertanyaan yang akan sering digunakan: Mengapa kita makan yang ini hari ini, coba dong yang lain…?

Gambar dari: data.tribunnews.com5. Karena sudah terbiasa makan makanan yang lazim dan biasa untuk manusia, kecenderungan untuk makan yang luar biasa pun muncul. Duit tidak jadi soal. Yang menjadi masalah utama pada tingkat ini adalah popularitas dan kekuasaan. Apapun pasti dipertaruhkan untuk mendapatkan makanan yang satu ini. Maka, mereka mencari makanan empuk dengan bertanya: SIAPA YANG KITA MAKAN HARI INI?
6. Tingkat yang ini lebih gila lagi. Pangan sudah berlimpah, jadi tidak perlu pusing soal itu. Pilihan-pilihan untuk menu luar biasa pun sudah dicatat dalam daftar. Sudah ada pembukuan identitas yang menjadi sasaran kerakusannya. Lengkap dengan Identitas dan alamat yang jelas. Makanan empuk ini akan membuatnya lebih hebat, berkuasa dan tak tertandingi. Hanya satu lagi yang dipikirkan: Bagaimana cara kita memakan orang ini?

Waow, 5W + 1H sudah lengkap di sini. Soal makan-memakan sudah selesai. Kita menunggu pertanyaan berikutnya. Barangkali lebih hebat lagi dari pertanyaan yang sudah ada ini.
Ternyata, lelucon yang dulunya tidak terlalu menarik, kini menjadi gambaran kehidupan di negeri yang terlalu banyak acara makan-makan ini… :)

Sumber : Komposiaaa

Agar Anak Pintar Sejak Dalam Kandungan


Bukan hal aneh bahwa seorang anak dapat dididik dan dirangsang kecerdasannya sejak masih dalam kandungan. Malah, sejak masih janin, orang tua dapat melihat perkembangan kecerdasan anaknya. Untuk bisa seperti itu, orang tua harus memperhatikan beberapa aspek, antara lain terpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang, dan stimulasi. Hal ini diungkap dokter spesialis anak, dr Sudjatmiko, MD SpA.

Bicara tentang kecerdasan, tentu saja tidak bisa lepas dari masalah kualitas otak, sedangkan kualitas otak itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Secara prinsip, menurut Sudjatmiko, perkembangan positif kecerdasan sejak dalam kandungan itu bisa terjadi dengan memperhatikan banyak hal. Pertama, kebutuhan-kebutuhan biologis (fisik) berupa nutrisi bagi ibu hamil harus benar-benar terpenuhi. Seorang ibu hamil, gizinya harus cukup. Artinya, asupan protein, karbohidrat, dan mineralnya terpenuhi dengan baik.
Selain itu, seorang ibu hamil tidak menderita penyakit yang akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kandungannya. Kebutuhan nutrisi itu sendiri, sebenarnya bukan hanya ketika ibu mengandung, melainkan ketika ia siap untuk mengandung pun sudah harus memperhatikan gizi, makanan, dan komposisi nutrisinya harus lengkap, sehingga ketika ia hamil, dari segi fisik sudah siap dan proses kehamilan akan berlangsung optimal secara nutrisi.
Tapi, memang di Indonesia atau di negara-negara berkembang pada umumnya–boleh dikatakan sangat jarang ada keluarga yang mempersiapkan kehamilan. Malah, kerap kehamilan dianggap sebagai suatu yang mengejutkan. Berbeda dengan yang terjadi di negara-negara maju. Inilah yang cenderung menjadi penyebab awal mengapa anak-anak yang lahir kemudian tidak berkualitas, karena orang tua seakan tidak siap dalam segala hal untuk memelihara anaknya.
Faktor kedua adalah kebutuhan kasih sayang. Seorang ibu harus menerima kehamilan itu, dalam arti kehamilan yang benar-benar dikehendaki. Tanpa kasih sayang, tumbuh kembangnya bayi tidak akan optimal. “Si ibu hamil harus siap dan dapat menerima risiko dari kehamilannya,” kata mantan Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Anak Indonesia itu. “Risiko itu, misalnya, seorang wanita karier yang hamil, merasa terbebani dan khawatir akan mengganggu pekerjaannya. Ia sebenarnya ingin hamil, tapi juga merasa terganggu dengan kehamilannya itu. Kondisi seperti ini tidak kondusif untuk merangsang perkembangan bayi dalam kandungannya,” tambahnya.
Selain itu, menurut Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, ada faktor psikologis yang memengaruhi perkembangan kecerdasan bayi, yaitu apakah si ibu hamil menikah secara resmi atau kawin lari. Pernikahannya direstui atau tidak, dan apakah ada komitmen antara istri dan suami. Tanpa komitmen di antara keduanya, kehamilan itu bisa dianggap mengganggu.
Juga harus ada support (dukungan). Tanpa support, walaupun ada komitmen dari suami dan orang tua dapat mengurangi perkembangan dan rangsangan kecerdasan bayi dalam kandungan. “Jadi, variabel kasih sayang tadi adalah komitmen dengan suami, serta support dari orang tua dan keluarga, sehingga seorang ibu dapat menerima kehamilannya dengan hati tenteram,” lanjut Sudjatmiko.
Faktor ketiga adalah adanya perhatian penuh dari si ibu hamil terhadap kandungannya. Ia dapat memberikan rangsangan dan sentuhan secara sengaja kepada bayi dalam kandungannya. Karena secara emosional akan terjadi kontak. Jika ibunya gembira dan senang, dalam darahnya akan melepaskan neo transmitter zat-zat rasa senang, sehingga bayi dalam kandungannya juga akan merasa senang.
Sebaliknya, bila si ibu selalu merasa tertekan, terbebani, gelisah, dan stres, ia akan melepaskan zat-zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman tersebut, sehingga secara tidak sadar bayi akan terstimuli juga ikut gelisah. “Yang paling baik adalah stimuli berupa suara-suara, elusan, dan nyanyian yang disukai si ibu. Hal ini akan merangsang bayi untuk ikut senang. Berbeda jika si ibu melakukan hal-hal yang tidak disukainya, karena itu sama saja memberikan rangsangan negatif pada bayi,” ujar Sudjatmiko.
Tapi, stimuli itu sendiri lebih efektif bila kehamilan sudah menginjak usia di atas enam bulan. Sebab, pada usia tersebut jaringan struktur otak pada bayi sudah mulai bisa berfungsi.
Untuk mendapatkan kondisi-kondisi itulah, seorang ibu hamil harus tetap menjaga nutrisi yang didapat dari makanan sehari-hari. Bahkan, perlu diimunisasi, misalnya dengan suntik TT. Lakukan juga konsultasi rutin dengan dokter secara berkala. Mula-mula sekali sebulan, dan pada bulan terakhir menjelang kelahiran (partus), diperketat menjadi tiga minggu sekali, lalu dua minggu sekali, dan bahkan mendekati partus menjadi setiap minggu.
Sudjatmiko juga menyarankan untuk tidak meminum obat-obatan yang katanya bisa merangsang perkembangan dan kecerdasan otak bayi. Obat-obatan semacam itu hanya omong kosong. “Pemberian obat semacam itu percuma saja, dan tidak berpengaruh apa-apa,” katanya. “Yang penting, ciptakan saja lingkungan mendidik, yaitu tiga faktor tadi.
Sementara itu, psikolog anak Dra Surastuti Nurdadi juga mengungkapkan pendapat yang sama. Stimulasi positif, menurutnya, memang dapat meningkatkan kecerdasan anak sejak dalam kandungan. Dari stimulasi ini, diharapkan ketika anak tumbuh, bukan hanya menjadi cerdas, melainkan dapat bersosialisasi dengan lingkungannya. “Stimulasi menimbulkan kedekatan antara ibu dan anak.
Bahkan, lanjut Surastuti, bayi masih dalam kandungan bisa distimuli dengan diperdengarkan musik klasik, diajak berbicara, dan diberikan elusan penuh kasih sayang. Orang tua juga harus siap dan berusaha mengajarkan cara anaknya bersosialisasi dengan dunia luar ketika ia masih di dalam rahim.
Tapi, mengapa musik klasik? Pendapat semacam ini memang terus menjadi topik bahasan. Musikus hebat seperti Adhi MS, pimpinan Twilite Orchestra, juga meyakini musik klasik dapat merangsang kecerdasan bayi sejak dalam kandungan. Bahkan, untuk jenis musik yang ‘merangsang bayi’ ini sudah banyak dijual di toko-toko kaset tertentu.
Sumber : Keluarga Cemara


Dua Varian Baru Kindle Fire Siap Gempur iPad


Amazon Kindle Fire
Amazon tampaknya benar-benar ingin menyaingi Apple dalam memproduksi tablet. Setelah dikabarkan akan membuat tablet 10 inci, Amazon juga akan membuat tablet 7 inci versi baru.

Pada pertengahan tahun 2012 ini, Kindle Fire dikabarkan akan meluncurkan dua model tablet sekaligus, yaitu berukuran 7 inci dan 10 inci. 

Untuk tablet baru ini, seperti yang dilansir Digitimes, Amazon kemungkinan akan menggunakan panel layar sentuh buatan Wintek dan TPK Holdings.

Sementara proses produksinya akan dipercayakan ke perusahaan manufaktur Quanta Computer dan Foxconn Electronics. Perusahaan yang terakhir merupakan perusahaan yang memproduksi iPad besutan Apple yang berlokasi di China.

Sementara Quanta Computer merupakan pabrikan yang membuat tablet Nook dari Barner & Noble, sekaligus yang telah memproduksi Kindle Fire berukuran 7 inci sebelumnya. 

Sebelumnya, Amazon sukses menjual tablet Kindle Fire berukuran 7 inci. Beberapa pengamat teknologi menyebut Kindle Fire akan menjadi pesaing langsung dari iPad besutan Apple. 

Bahkan, kesuksesan penjualan Kindle Fire tersebut membuat Apple tergiur membuat tablet berukuran yang mirip sama, tetapi agak lebih besar dengan ukuran layar 7,85 inci. 

Amazon belum mau membocorkan spesifikasi khusus yang ada di Kindle Fire, baik yang berukuran 7 inci maupun 10 inci. 

Kekuatan Amazon sebagai situs penjualan online terbesar di dunia akan memberi nilai tambah dalam pemasaran produk tabletnya dibandingkan dengan iPad besutan Apple.

Sumber : Kompas

Pribadi Menarik & Menyenangkan. Mau ???


Semua orang ingin disebut menarik, menjadi pusat perhatian, terkenal dan dikagumi banyak orang. Menjadi menarik dan menyenangkan merupakan obsesi kebanyakan orang. Menarik dan menyenangkan mencakup aspek fisik (lahiriah) dan non-fisik (meliputi: emosional, personalitas dan integritas pribadi). Banyak orang yang cantik, tampan, pandai dan kaya namun belum dapat dikategorikan sebagai orang-orang yang menarik dan menyenangkan dikarenakan adanya sesuatu yang kurang dalam diri mereka.
Orang yang menarik dan menyenangkan membuat orang suka padanya dan selalu ingin dekat dan ingin melihatnya serta ingin berinteraksi dengannya. Orang yang memiliki daya tarik dan menyenangkan ibarat memiliki kekayaan yang tak ternilai harganya.
Berbeda dengan kecantikan dan kepintaran yang pada hakekatnya merupakan  sesuatu  yang  diberikan  oleh  Tuhan (given),   menarik dan menyenangkan merupakan sesuatu yang dapat dipelajari dan distimulasikan dalam setiap aktifitas kehidupan kita sehari-hari (daily activity).
Untuk itu ada beberapa Kiat yang perlu diikuti dan dilakukan bila Kita ingin memiliki Kepribadian Yang Menarik dan Menyenangkan.
KIAT-KIATnya adalah sebagai berikut :
1. SOPAN SANTUN (POLITENESS)
Selalu sopan dan baik terhadap orang lain menyebabkan kita menjadi menarik dan menyenangkan bagi orang lain tersebut. Bila bertemu dengan siapapun kita hendaknya "hangat" dan ramah kepadanya. Tegur sapa yang manis dan hangat, seperti : Halo...apa khabar, Selamat Pagi..., Selamat Siang..., dsb harus selalu kita ucapkan lengkap dengan ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang tulus yang mencerminkan dan mewakili itu semua. Pada orang yang baru pertama kali kita kenal sebaiknya kita ucapkan : "Saya senang sekali bertemu dengan Anda..., Kapan-kapan kita bincang-bincang lagi..., dsb, dsb.
Orang-orang yang ingin tampil menarik, menyenangkan dan diperhatikan orang adalah orang-orang tidak akan pernah menyakitkan dan melukai hati dan perasaan orang lain. Bila hati orang sudah terluka maka akan sulit sekali untuk dapat sembuh dalam waktu yang singkat malah mungkin sekali sakit hatinya berubah menjadi api dendam yang membara yang sewaktu-waktu dapat meledak bagaikan bom neutron yang dahsyat.
2. KERAMAH-TAMAHAN (HOSPITALITY)   
Prinsip "SENTUHLAH HATINYA", haruslah DIPEGANG dan DIFAHAMI BETUL guna menimbulkan KESAN MENARIK dan MENYENANGKAN pada diri kita.
BEBERAPA HAL yang PERLU DIPRAKTEKKAN sehubungan dengan Sopan Santun dan Keramah-tamahan :
Sambutlah Tegur Sapa Orang-orang : "Tiada hal yang senyaman kata-kata sambutan yang diberikan oleh orang lain dengan nada yang tulus dan riang".
Senyumlah Kepada Orang-orang : "Ada 72 otot yang diperlukan untuk mengerutkan dahi, namun hanya dibutuhkan 14 buah otot untuk tersenyum".
Panggillah Orang dengan Menyebut Namanya : "Musik yang paling merdu dan syahdu di telinga siapapun adalah bunyi namanya sendiri...".
Bersikaplah Bersahabat : "Bila anda ingin bersahabat, bersikaplah bersahabat...
 THE VALUES OF SMILE :
  • It costs nothing but create much.
  • It enriches those who receive without impoverishing those who give.
  • It happens in a flash but the memory of it sometimes lasts forever.
  • None are so rich that they can along without it, and none are so poor but are richer for smile.
  • It create happiness at home, foster goodwill in a business and is the countersign of friends.
  • Yet it can not be bought, begged, borrowed or stolen, for it is something that is no earthly good to anybody till it is given away !
  • And if it ever happens that some people should be too tired to give you a smile, why not leave one of yours ?
  • For nobody needs a smile so much as those who have none left to give. 
3. RASA HORMAT (RESPECTFUlL)       
Kalau kita memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakuakn mungkin akan menimbulkan Ketegangan, sebab orang lain mungkin tidak menyukai cara-cara kita tersebut. Sebaliknya, kalau kita memperlakukan orang lain dengan cara sebagaimana mereka ingin diperlakukan maka hakekatnya kita telah menangkap inti dari fleksibiltas diri kita yang sebenarnya.
Menghormati orang lain, berarti belajar memperlakukan orang lain secara berbeda menurut kadar kebutuhan dan kepercayaan mereka bukannya menurut kadar kebutuhan dan kepercayaan diri kita sendiri. Hal ini bisa mengarah kepada pengertian Moral dan penerimaan diantara individu-individu dan kelompok-kelompok. Hal ini juga menunjukkan INTEGRITAS PRIBADI seseorang.
Rasa hormat kepada orang lain, mungkin lebih mudah dipahami sebagai: "usaha mencari kepentingan umum yang dibagi bersama dan kemudian dikerjakan bersama-sama untuk mencapai hasil yang menang-menang (win-win)".
4. PENUH PERHATIAN (ATTENTIVE)
Sikap penuh perhatian berarti menyadari "apa saja yang sedang berlangsung di lingkungan kita". Sikap penuh perhatian berhubungan dengan kemampuan membaca situasi yang tersirat (implicit). Ini bisa dimulai dari sesederhana memperhatikan  ketika  seseorang merasa bosan dan merasakan bahwa sekarang bukan saatnya untuk menyampaikan gagasan-gagasan kita.
Bersikap penuh perhatian berarti mengosongkan diri dari pemikiran-pemikiran diri kita sendiri secara subyektif (mampu melihat dari kaca mata orang lain) dan membuka wawasan dan pikiran untuk mau melihat segala hal di luar diri kita.
Orang yang penuh perhatian juga tahu kapan ia harus bertindak dan kapan ia tidak boleh bertindak. Orang yang tergolong penuh perhatian akan bermain dalam hal : kecenderunganpola-polavariasi dan kesempatan. Orang yang penuh perhatian akan memiliki sikap terbuka baik terhadap informasi yang masuk, gagasan ataupun saran-saran dari orang lain.



Sumber : Hardhi Smart Konsulting

Lembaga Tempat Mendidik atau Mengeluarkan Ijazah Saja?


1334687911812919619
Jika Proses Pembelajaran dan Tujuan tidak segera diselaraskan maka fungsi sekolah hanya akan menjadi lembaga yang mengeluarkan Ijasah dan bukan lembaga yang mendidik warga negara agar trampil hidup di jamannya. Jangan-jangan persoalan geng motor yang lagi marak juga disebabkan oleh proses mendidik di sekolah yang tidak mengacu pada tujuan tetapi pada materi.
Sekolah adalah sebuah lembaga yang wajib ada dalam sebuah negara. Fungsi utamanya adalah sebagai tempat setiap individu negara untuk mendapatkan ilmu, ketrampilan, dan dasar-dasar bersikap atau bertingkah laku dan bertindak tutur sesuai dengan budaya negara atau masyarakatnya. Di belahan bumi manapun sekolah selalu mendapatkan perhatian besar dari negara karena dari tempat itulah nantinya akan dihasilkan generasi yang akan melanjutkan kelangsungan kehidupan sebuah bangsa. Di negara-negara maju seperti, Amerika dan Inggris hampir semua sekolah adalah di bawah kendali peraturan negara alias sekolah negeri. Hal ini tak lain adalah bertujuan untuk memastikan adanya standar penyelenggaraan proses pendidikan, bukan cuma distandarkan melalui ujian nasionalnya saja.
Di Indonesia pendidikan formal memang dipimpin oleh Kementrian Pendidikan (dan Kebudayaan) yang menurut saya saat ini sekedar tambal sulam kebijakan. Kebijakan yang mudah dilaksanakan secara fisik dan sifatnya mudah di audit secara kasat mata dan memiliki nilai ekonomi (bagi beberapa pihak) serta mudah diurus birokrasi administrasinya menjadi primadona. Kurikulum yang dan penyelenggaraan serta pengawasan proses pembelajaran tentu akan merupakan kebijakan yang peraturan dan aturannya hanya indah di dalam dokumen. Kebijakan ujian nasional dipertahankan habis-habisan cuma karena ujian nasional dianggap mencerminkan adanya standard sebagai layaknya. Kebijakan yang mengurus proses akan jelas melibatkan urusan rumit dan detail, kalau mengutip pemikiran Dhitta Puti Sarasvati- the devils are in the details.
Karena lemahnya pengurusan yang menyangkut rangkaian proses dalam aktifitas mendidik, maka banyak sekali fungsi sekolah yang seharusnya menjadikan individu utuh sebagai warga negara relative gagal. Sayangnya kegagalan tersebut tidak terlihat ketika siswa lulus atau ketika sekolahnya sering menjadi juara olimpiade. Kegagalan dari lembaga pendidikan terlihat setelah anak-anak telah mencapai usia dewasa. Pengetahuan, ketrampilan dan nilai-nilai yang menyangkut moralitas yang diperolahnya di sekolah akan tercermin dalam diri individu anak-anak yang sudah saatnya menjadi warga masyarakat.
Mari kita tinjau apa yang terjadi di sekolah. Sampai hari ini sekolah rata-rata belum memiliki kurikulum yang digunakan sebagai road map dalam mendidik. Semenjak pemerintah pusat menyerahkan kepada sekolah untuk mengembangkan kurikulumnya sendiri yaitu KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) berdasar standar isi, maka praktek copy paste KTSP marak dilakukan. Akibatnya RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) hanya menjadi produk administrasi untuk alat akreditasi bukan membantu arah proses pembelajaran sebagaimana fungsinya. Penyelesaian RPP selama satu semester diselesaikan di awal semester untuk ditanda tangani oleh kepala sekolah. Ketika menjalankan proses pelaksanaan pembelajaran guru lebih mengandalkan bahan ajar dari buku teks dan LKS. Dalam hal ini terjadi alih fungsi dimana Penerbit menjadi lembaga penerjemah standar isi, bukan KTSP.
Ada setidaknya 12 Acuan Operasional Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikanyang harus diperhatikan yaitu:
1. Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia
2. Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan
tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik
3. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan
4. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional
5. Tuntutan dunia kerja
6. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
7. Agama
8. Dinamika perkembangan global
9. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan
10. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat
11. Kesetaraan Jender
12. Karakteristik satuan pendidikan
Apabila 12 acuan operasional tersebut terimplikasikan dalam KTSP dan kemudian proses penyelenggaraan pelajaran dilaksanakan oleh seorang guru yang punya kompetensi maka beberapa mata pelajaran akan berdampak langsung dalam kehidupan. Sebut saja mata pelajaran PKN di kelas XII yang antara lain tujuannya adalah mengevaluasi peranan pers fungsi dalam masyarakat yang demokratis menuntut proses yang panjang dalam diskusi yang intensif melalui contoh-contoh kongkrit yang sesuai dengan usia anak. Tentunya tujuan- tujuan sebelumnya adalah memupuk rasa kewarganegaraan dan moralitas bangsa.
Lantas ketika penyelenggaraan proses pembelajaran dititik beratkan pada segi kognitif melalui ketergantungan pada materi buku teks yang digunakan, kapan tujuan yang bersifat afektuf yang menghasilkan sikap akan dicapai? Tentu saja tak akan pernah. Hanya ketuntasan materi belaka yang tercapai. Dampak dari pembelajaran itu lalu hanya sekedar pada kemampuan anak menjawab soal-soal baik dari buku maupun dari LKS.
Begitu juga materi pelajaran yang lain pada semua level, SD, SMP, SMA dan SMK. Apa dampak pelajaran bahasa Indoensia? Apakah bisa kita lihat nyata bahwa anak-anak tamat SMA mampu menggunakan bahasa Indonesia untuk kepentingan yang memerlukan tingkat literasi yang sedikit tinggi? Dalam pelajaran bahasa Indonesia di SD misalnya, ada 4 tujuan yaitu (1) Lulusan SD diharapkan mampu menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar. (2) Lulusan SD diharapkan dapat menghayati bahasa dan sastra Indonesia. (3) Penggunaan bahasa harus sesuai dengan situasi dan tujuan berbahasa. (4) Pengajaran disesuaikan dengan tingkat pengalaman siswa SD. Adakah hal itu kita bisa lihat dan rasakan di seluruh Indonesia? Apakah anak-anak di pedalaman yang juga diuji pakai UNAS bisa menunjukkan kompetensi tsb?
Jika mendidik di sekolah akan tetap mengacu pada pelulusan siswa saja dengan penilaian yang dititik beratkan pada capaian nilai saja jangan-jangan hanya akan membuat sekolah menjadi lembaga yang mengeluarkan ijazah. Karena ijazah diperoleh melalui penilaian produk akhir dan bukan lewat proses yang berencana, bertujuan jelas, terarah, dan sesuai tuntutan kehidupan anak di jamannya, maka ijazah hanya akan menjadi formalitas yang memberi identitas dan bukan representasi kompetensi.
Teman-teman pendidik mari kita segera bangkit agar anak-anak kita nantinya tidak akan menjadi sekedar pegawai kasar di negerinya sendiri. Mari kita ajak mereka bangga akan hal-hal kecil yang mampu mereka lakukan secara mandiri berdasar kemampuannya.


Sumber : Kompasiana

iPad Mini Bakal Dijual Rp 2 Jutaan?


Apple
iPad 2
KOMPAS.com — Rumor bahwa Apple akan merilis iPad Mini atau iPad murah masih terus terdengar. Bahkan, iPad Mini tersebut akan dijual seharga 249-299 dollar AS (atau kurang dari Rp 2,7 juta).

Seperti dilansir dari NetEase dan dikutip Slash Gear, Apple dikabarkan akan merilis perangkat canggih tersebut pada kuartal III-2012. Dengan harga 249-299 dollar AS, harga tersebut merupakan setengah dari harga iPad versi pendahulunya.

Rumor itu muncul karena Apple telah memulai pengerjaan panel untuk iPad yang lebih kompak tersebut. Apple pun disebutkan akan bekerja sama dengan LG Display dari Korea Selatan dan AU Optronics dari Taiwan.

Akan tetapi, kabar tersebut hanya menjelaskan bahwa Apple hanya menguji desain iPad yang lebih kecil dan memproduksi perangkat tersebut secara massal. Bisa jadi, ini hanya konsep atau sekadar prototipe.

Rumor ini sebenarnya tidak mengherankan bagi Apple. Gara-garanya, Apple pernah membicarakan kemungkinan akan membuat desain iPad lebih kecil, sejak mereka meluncurkan tablet perdananya pada 2010.

Bahkan saat masih ada Steve Jobs pada 2010 lalu, Apple juga pernah menguji coba tablet dengan ukuran berbeda, walau Apple memutuskan untuk mengambil desain berukuran 9,7 inci sebagai tabletnya.

iPad mini ini dikabarkan akan berukuran 7,85 inci. Resolusi yang dipakai adalah 1024 x 768 piksel, sama dengan iPad pertama dan iPad 2.

Prototipe iPad mini ini sudah dalam tahap uji coba oleh Apple, meski sebenarnya harus segera diproduksi jika akan dirilis pada kuartal III-2012. 

Meski belum dirilis, Apple menargetkan bisa menjual iPad mini ini sekitar 6 juta unit hanya dalam satu kuartal.

Sumber : Kompas

11 April 2012

Untukmu Yang Selalu Kunanti ...

Jika lelah yang kurasa sekarang, aku yakin kau juga merasakannya. Lelah menantimu. Lelah menanti janji Allah untuk segera mempertemukan kita dalam kesempatan untuk menggenapkan separoh dari agama ini. Lelah… dan teramat lelah….!!!!
Itulah yang sekarang kurasakan. Lelah untuk tetap menjaga hati dan iman ini. Lelah untuk istiqomah menanti hingga janji Allah tiba. Lelah untuk tetap tersenyum dalam menghadapi setiap pertanyaan..

“Kapan menikah…..?”

Di tengah kelelahan itu, izinkan aku sekedar melukiskan kekeluan hati yang sulit terucap dengan lisan. Dan izinkan pula aku sedikit mengutip surat cinta dari Allah, sebagai kewajiban kita untuk saling mengingatkan dalam hal kebaikan dan kesabaran…
Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (syurga) (QS An-nur : 26)”

Huuf….!!!!

Lega rasanya, bisa sedikit menyampaikan ini. Meski jika boleh sedikit jujur, kutulis petikan firman Allah itu hanya sekedar menghibur hatiku yang teramat lelah. Menghibur hatiku yang terkadang perih melihat kebahagiaan temanku atau  bahkan yang usianya di bawahku telah mendapat izin Allah untuk melangsungkan pernikahan. Hatiku yang terkadang iri melihat temanku melahirkan anaknya dan terasa lengkap sudah dirinya diciptakan sebagai seorang perempuan. Yang telah berkesempatan untuk menjadi seorang ibu.

Lelah…!!! Dan teramat lelah….!!!!

Untuk sebuah penantian yang aku sendiri tidak tahu kapan berakhirnya. Selaksa doa yang terus terlantun seakan menjadi arang untuk mengobarkan asa. Sebuah harapan untuk segera menemui hari yang paling membahagiakan. Ya… Hari pernikahan. Hari dimana kita bisa menunpahkan segala rasa cinta yang ada dengan halal dan penuh ridha Allah.

Sekilas, hatiku tersenyum kecil saat membayangkan hal itu. Tapi, senyum itu terpaksa harus ku tepis karena kenyataan saat ini masih jauh dengan sebuah harapan yang ada. Sebuah kenyataan ternyata kau belum ada di depanku. Belum datang untukku. Meski aku tahu, kau telah dipersiapkan Allah untukku.

Aku tidak tahu kenapa sampai sekarang Allah belum mempertemukan aku denganmu. Padahal, doa dan usaha tak pernah berhenti menghiasi langkahku. Usaha untuk menyempurnakan ikhtiar dan doa untuk menggenapkan tawakal. Semuanya telah kulakukan.

Yah… tapi kembali lagi mau tidak mau aku harus berkompromi dengan semua ketetapan Allah. Meski aku telah meminta dengan sepenuh harap, Allah tidak akan pernah memberikan apa yang aku inginkan. Tapi Allah hanya memberikan apa yang aku butuhkan. Meski berulang kali hati kecilku mengatakan bahwa aku telah siap untuk menikah, Tapi, hanya Allah yang jauh lebih tau tentang kesiapan diriku daripada diriku sendiri.
Telah berulang kali datang di hatiku orang yang kusangka dia adalah dirimu. Mencoba memasuki hati dan mencoba mengambil tempat yang kuperuntukkan untukmu. Tapi, berulang kali juga mereka harus keluar dan mengaku kalah karena berbagai sebab. Dan sekarang, ternyata aku masih menunggumu. Menunggu kedatangan seseorang yang aku sendiri belum tahu siapa dirimu.

Lelah… dan teramat letih…!!!

Jika aku mengucapkan satu kata. “MENUNGGU”

Penantian yang aku sendiri  juga belum tahu kapan berakhirnya. Sedangkan di sekitarku, telah banyak pemandangan indah yang kulihat. Ibu-ibu muda yang usianya di bawah umurku telah sempurna menjadi seorang perempuan dengan melahirkan buah hati mereka yang lucu-lucu. Kembali lagi hatiku harus menjerit dalam Tanya

“Kapan tiba waktunya untukku…..?”

Menjalani hidup sebagai seorang istri, sebagai seorang ibu rumah tangga dan menjalani fitrah seorang perempuan sebagai seorang “IBU” bagi buah hatiku.
Selaksa doa dalam sujud harap tak pernah lekang di tiap sepertiga malam terakhirku. Mencoba mengadu pada tiap doa yang terlantun. Mencoba mengiba dalam tiap tangis yang terus membasahi sajadah. Dan Mencoba bertanya dalam heningnya istikharah.
“Dimana dia ya Allah….???? Seorang laki-laki yang telah kau janjikan untukku. Seorang laki-laki sebagai penyempurna agamaku, penjaga ketaatanku sekaligus penggenap langkah dakwahku….??????”

Lelah… dan teramat letih…!!!

Jika hati ini mencoba mengeja setiap rencana Allah. Tapi satu keyakinan yang akan terus membuatku tersenyum di tengah hati yang semakin lelah. Janji Allah mungkin tidak datang dengan “SEGERA”. Tapi akan selalu datang dengan “PASTI”. Seperti apa yang telah Allah janjikan dalam surat An-Nur : 26. Sekarang, aku memang tidak tahu siapa dirimu dan dimana keberadaanmu. Tapi aku yakin, kau akan dipertemukan Allah denganku saat masing-masing kita telah baik di mata Allah.

Jika aku menginginkan kau seorang yang baik dimata Allah, maka izinkanlah aku untuk selalu memperbaiki diriku dengan kebaikan sesuai ketentuan Allah.
Jika aku menginginkan kau memberikan cintamu hanya untukku, maka izinkan mulai sekarang aku menjaga hati dan cinta ini hanya untukmu.

Jika sekarang aku menginginkanmu menjaga akhlak dan pandanganmu untukku, maka, izinkanlah mulai sekarang aku menjaga akhlak dan pandanganku hanya untukmu.
Sehingga, ketika telah tiba waktunya bagi Allah untuk mempertemukan kita, indahnya cinta yang terbingkai dengan syurga pernikahan akan menjadi penggenap separoh dari agama ini.

Jika aku boleh jujur, penantian panjang ini layaknya malam yang semakin gelap dan pekat. Hanya cahaya iman dan sabar yang akan menjadi penerang. Tapi aku yakin, malam yang semakin gelap dan pekat itu, tidak akan berlangsung selamanya. Karena semakin waktu berangkat jauh membawa gelapnya malam, semakin dekat pula waktu menuju pagi dengan sambutan mentari yang cerah.

Ya… di saat pagi itulah Allah akan mempertemukan kita sesuai janji-Nya. Pagi yang cerah dengan sapaan mentari yang ramah. Bersama kidung cinta yang akan terus terlantun membawa nyanyian syurga yang Allah turunkan untuk kita. Gerbang pernikahan yang indah dengan hiasan bunga ridha dan restu dari Allah.

Insya Allah akhi…

Waktu itu pasti akan datang bersama izin dari Allah.
Entah kapan, aku sendiri juga belum tahu. Biarkan Allah yang merenda ini dengan indah. Antara harapan dan kenyataan, ada jarak dan waktu. Jarak itu bisa satu centimeter, bisa juga satu kilometer. Atau bahkan lebih. Waktu itu bisa satu hari atau bisa juga satu tahun. Atau bahkan lebih. Dan di dalam jarak dan waktu itulah, kita isi dengan kesabaran dan doa. Sabar bukan berarti diam. Sabar bukan berarti pasiv. Sabar bukan berarti hanya duduk menunggu. Tapi sabar adalah ekspresi usaha tanpa henti. Ayunan langkah kaki untuk terus berikhtiar meraih apa yang Allah janjikan. Jodoh memang mutlak kekuasaan Allah. Jodoh memang ada di tangan Allah. Tapi, kalau kita tidak berusaha menjemputnya, akan terus di tangan Allah. Tidak akan pernah sampai di tangan kita. Biarkan aku mencoba menjemputmu dengan memperbaiki diri. Biarkan aku menantimu dengan memperbaiki iman. Biarkan aku menunggumu dengan terus melangkahkan kaki semampuku dalam usaha dan ikhtiar.

Akhi….

Di tengah lelahnya hati ini, izinkan aku tetap menunggu dengan iman yang tak pernah surut. Meski kadang godaan rasa putus asa terus menghinggap di hati. Aku hanya perlu menyandarkan cinta dan harapan pada Allah. Karena, menyandarkan harapan pada manusia hanya akan menemui kekecewaan. Biarkan penantian yang aku sendiri belum tahu kapan berakhirnya ini menjadi ladang ibadah yang disediakan Allah untukku. Dan orang-orang yang sedang menanti sepertiku.

 Terus perbaiki diri akhi….

Aku masih setia menantimu.






[Sumber : Yaya Hikmatul Qalam, Dudung.net]

Syarat & Ketentuan Standar Google AdSense Online


BACA DENGAN CERMAT SYARAT DAN KETENTUAN SERTA BAGIAN TANYA JAWAB BERIKUT SEBELUM MENDAFTAR KE PROGRAM GOOGLE ADSENSE ONLINE. PARTISIPASI DALAM PROGRAM GOOGLE ADSENSE ONLINE MENUNJUKKAN BAHWA ANDA MENYETUJUI SYARAT DAN KETENTUAN INI. JIKA ANDA TIDAK MENYETUJUI SYARAT DAN KETENTUAN INI, JANGAN MENDAFTAR ATAU BERPARTISIPASI DALAM PROGRAM GOOGLE ADSENSE ONLINE.
Pendahuluan. Perjanjian ("Perjanjian") antara Anda dan Google Inc. ("Google") ini berisi Syarat dan Ketentuan Standar ("Syarat dan Ketentuan") Program Google AdSense Online. Keterangan mengenai Program tersebut, yang secara umum diberikan Google, tersedia di URL Tanya Jawab ("Tanya Jawab") Program yang terdapat di https://www.google.com/adsense/faq, atau URL lain yang mungkin disediakan Google dari waktu ke waktu. "Anda" atau "Penayang" adalah setiap entitas yang tercantum pada formulir pendaftaran yang dikirim oleh entitas tersebut atau pihak terafiliasi, dan/atau agensi maupun jaringan yang bertindak atas namanya, yang terikat oleh syarat-syarat Perjanjian ini.
1. Partisipasi Dalam Program. Partisipasi dalam Program harus memperoleh persetujuan sebelumnya dari Google dan Anda harus selalu mematuhi Kebijakan Program ("Kebijakan Program") yang terdapat di https://www.google.com/adsense/policies, dan/atau URL lain yang mungkin disediakan Google dari waktu ke waktu. Google setiap saat berhak menolak partisipasi dari pihak pemohon atau peserta manapun atas kebijaksanaannya sendiri. Dengan mendaftar ke Program ini, Anda menyatakan telah berusia minimal 18 tahun dan menyetujui bahwa Google dapat menampilkan (a) iklan pihak ketiga dan/atau Google dan/atau konten lain (iklan pihak ketiga, iklan Google, dan konten lain secara keseluruhan disebut "Iklan") namun dengan ketentuan bahwa jika Google menampilkan konten non-kompensasi, Anda dapat menolak untuk menerima konten tersebut sebagai bagian dari Program, (b) kotak penelusuran Iklan dan atau pertanyaan Google yang terkait (secara keseluruhan disebut Tautan), (c) hasil penelusuran Web dan/atau Situs Google (secara keseluruhan disebut "Hasil Penelusuran"), dan/atau (d) Iklan arahan Google (Tombol Arahan) masing-masing yang terkait dengan situs web, pemutar media, konten video, dan/atau konten selular yang Anda tetapkan, atau properti lain yang dengan tegas diizinkan secara tertulis oleh Google (termasuk email) (properti lain tersebut dinamakan Properti Lain), serta Atom, RSS, atau feed lain yang didistribusikan melalui situs web, pemutar media, konten video, konten selular, dan/atau Properti Lain tersebut (situs web, pemutar media, konten video, konten selular, Properti Lain atau feed tersebut masing-masing disebut "Properti"). Untuk menegaskan, pernyataan apapun dalam Perjanjian atau Kebijakan Program ini pada setiap halaman web, situs web, halaman situs web, atau sejenisnya yang merupakan bagian dari Properti juga mencakup feed dan pemutar media yang didistribusikan melalui situs web tersebut. Beberapa akun yang dimiliki pengguna atau entitas yang sama dapat segera dihentikan kecuali jika dengan tegas diizinkan secara tertulis (termasuk melalui email) oleh Google.  Dalam kondisi-kondisi tertentu, Anda dapat mendaftar ke Program dan membuat akun dengan tujuan hanya untuk menerima pembayaran dari Google, dan bukan untuk tujuan penjelasan, penayangan Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran, dan/atau Tombol Arahan di Properti, jika hal tersebut dengan tegas diizinkan secara tertulis (termasuk melalui email) oleh Google.  Namun, jika kemudian Anda menggunakan Akun Anda untuk berpartisipasi dalam Program (untuk tujuan penayangan Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran dan/atau Tombol Arahan di Properti), maka penggunaan Program akan diatur oleh Persyaratan Perjanjian ini.  Anda wajib mematuhi kebijakan privasi yang sesuai dan secara jelas mengungkapkan bahwa pihak ketiga dapat menempatkan dan membaca kuki di peramban pengguna Anda atau menggunakan beacon web untuk mengumpulkan informasi tentang serangkaian iklan yang ditayangkan di situs web Anda.  Kebijakan privasi Anda juga harus mencakup informasi tentang opsi pengguna untuk mengatur kuki.
2. Penerapan dan Pengoperasian Iklan, Hasil Penelusuran, dan Arahan. Anda setuju untuk mematuhi spesifikasi yang disediakan Google dari waktu ke waktu untuk memungkinkan penayangan, tampilan, pelacakan, dan laporan Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran, Tombol Arahan, dan Fitur Merek Google yang benar (seperti didefinisikan dalam Pasal 12 di bawah), terkait dengan Properti Anda, termasuk tanpa batasan, dengan tidak memodifikasi JavaScript atau program lain yang disediakan untuk Anda oleh Google dengan cara apapun, kecuali jika dengan tegas diizinkan secara tertulis (termasuk melalui email) oleh Google.
o    AdSense untuk Penelusuran. Jika Anda memilih untuk menerima Hasil Penelusuran, maka Properti Anda akan menampilkan kotak penelusuran Google ("Kotak Penelusuran") sesuai spesifikasi yang disediakan Google. Kecuali untuk pertanyaan Google yang terkait, semua pertanyaan penelusuran (termasuk pertanyaan yang dimasukkan dalam kotak penelusuran Iklan) harus berasal dari pengguna akhir perorangan yang secara langsung memasukkan data ke Kotak Penelusuran (atau kotak penelusuran Iklan, jika ada) pada Properti Anda. Anda akan mengirim setiap dan semua pertanyaan (tanpa mengedit, memfilter, menyingkat, menambahkan kata, atau memodifikasi pertanyaan tersebut secara terpisah atau gabungan) ke Google, dan Google akan melakukan upaya wajar secara komersial untuk menyediakan Hasil Penelusuran dan/atau Iklan yang sesuai kepada Anda, jika ada dan tersedia. Hasil Penelusuran dan Iklan apapun yang terkait akan ditampilkan pada halaman web yang mungkin di-host oleh Google (masing-masing disebut "Halaman Hasil Penelusuran"), dan format, tampilan, serta nuansa halaman web yang di-host oleh Google dapat setiap saat diubah oleh Google.
o    AdSense untuk Konten. Semua konten dan Iklan berbasis Properti (dan Iklan yang ditayangkan karena klik pengguna akhir dan pertanyaan yang dimasukkan ke Tautan, jika ada) akan dikelompokkan oleh Google serta ditampilkan dengan Tautan (jika sesuai) kepada pengguna akhir Properti sebagai unit iklan (grup Iklan dan/atau Tautan secara keseluruhan disebut "Unit IKlan") dalam format standar yang biasanya disediakan Google dari waktu ke waktu, seperti dijelaskan dalam Tanya Jawab. Anda dapat memilih format yang disetujui Google untuk tampilan Unit Iklan yang terkait dengan Properti, namun Anda memahami dan menyetujui bahwa Iklan dan/atau Tautan:(i) hanya akan ditampilkan terkait dengan Properti, yang masing-masing harus diperiksa dan disetujui oleh Google atas kebijaksanaannya; dan (ii) harus mematuhi panduan penempatan yang tercantum dalam Perjanjian ini.
o    Arahan. Jika telah memilih untuk menggunakan fitur Arahan Google AdSense, Anda akan menerapkan Tombol Arahan di Properti sesuai spesifikasi yang diberikan Google. Pengguna akhir yang mengklik Tombol Arahan akan diarahkan ke halaman web yang mungkin di-host oleh Google (Halaman Arahan), dan format, tampilan, serta nuansa halaman web yang di-host oleh Google tersebut dapat setiap saat diubah oleh Google. Aktivitas Arahan dimulai bila pengguna akhir mengklik Tombol Arahan dari Properti dan berakhir bila persyaratan arahan untuk produk yang relevan dipenuhi berdasarkan Perjanjian ini. Persyaratan arahan dan jumlah pembayaran yang berlaku untuk Aktivitas Arahan terdapat di https://www.google.com/adsense/referrals atau URL lain yang mungkin disediakan Google dari waktu ke waktu. Anda setuju untuk mematuhi spesifikasi yang diberikan Google dari waktu ke waktu untuk memungkinkan pelacakan dan laporan Aktivitas Arahan yang tepat terkait dengan Properti Anda. Anda tidak akan mempromosikan atau memfasilitasi Aktivitas Arahan dengan cara apapun selain menampilkan Tombol Arahan di Properti, kecuali jika dengan tegas diizinkan secara tertulis (termasuk melalui email) oleh Google.
o    AdSense untuk Video. Jika Anda memilih untuk menggunakan AdSense untuk Video, partisipasi Anda harus selalu mematuhi kebijakan Program AdSense untuk Video yang terdapat di http://adsense.google.com/support/bin/answer.py?answer=73987&hl=id_ID atau URL yang mungkin disediakan Google dari waktu ke waktu.  Semua Iklan (termasuk Iklan yang ditayangkan karena klik pengguna akhir dan pertanyaan yang dimasukkan ke Tautan, jika ada) akan (1) dikelompokkan oleh Google serta ditampilkan dengan Tautan (jika sesuai) kepada pengguna akhir Properti sebagai Unit Iklan atau (2) diputar pada bagian awal, akhir, dan interstisial terkait dengan konten video pihak ketiga, dan masing-masing menggunakan format standar yang biasanya disediakan oleh Google dari waktu ke waktu, seperti yang akan dijelaskan dalam kebijakan yang berlaku.  Anda memahami dan menyetujui bahwa Iklan akan ditampilkan di Properti dalam format video yang disetujui oleh Google, dan bahwa Iklan tersebut: (i) hanya akan ditampilkan terkait dengan Properti dan konten video selain iklan (secara keseluruhan disebut Media Video) yang masing-masing dan seluruhnya harus diperiksa dan disetujui oleh Google atas kebijaksanaannya setiap saat; dan (ii) hanya akan diminta terkait dengan Media Video yang dijalankan pengguna akhir.  Selain itu, Anda setuju bahwa Anda hanya dapat menampilkan 1 (satu) Unit Iklan di pemutar media setiap kali, kecuali jika disetujui secara tertulis oleh Google.
o    Umum; Halaman yang Dilayani; Pemfilteran; Fitur Beta. Anda setuju untuk tidak menampilkan iklan pada halaman web yang sama dengan Unit Iklan, Iklan, Tautan, Kotak Penelusuran, atau Tombol Arahan ("Halaman yang Dilayani") yang dapat membuat pengguna akhir Properti Anda secara wajar menganggapnya secara keliru sebagai iklan Google atau terkait dengan Google. Layanan Google tertentu yang tersedia sebagai bagian dari Program dapat memiliki kemampuan pemfilteran, misalnya SafeSearch atau AdSafe, yang dapat diakses melalui akun Anda. Namun, jika Anda memilih untuk mengaktifkan filter apapun, Anda memahami dan menyetujui bahwa: (i) Anda bertanggung jawab untuk mengaktifkan fitur tersebut sesuai spesifikasi yang diberikan Google, dan (ii) Google tidak dan tidak dapat memastikan bahwa semua hasil (termasuk Iklan, Tautan, dan Hasil Penelusuran) akan dibatasi pada hasil yang dipilih dengan mengaktifkan filter tersebut. Beberapa fitur Program disebut sebagai Beta atau tidak didukung (Fitur Beta).  Selama diizinkan oleh undang-undang yang berlaku, Fitur Beta diberikan "sebagaimana adanya" dan merupakan pilihan serta risiko yang Anda tanggung sendiri.  Anda tidak akan mengungkapkan informasi dari Fitur Beta, ketersediaan Fitur Beta nonpublik, atau akses ke Fitur Beta kepada pihak ketiga manapun.  
3. Komunikasi Eksklusif Dengan Google. Anda setuju untuk berkomunikasi langsung dengan Google, dan bukan pengiklan lain, tentang Iklan atau Tautan yang ditampilkan terkait dengan Properti Anda.
4. Tanggung Jawab Setiap Pihak. Anda bertanggung jawab penuh atas Properti, termasuk semua isi dan materi, pemeliharaan dan pengoperasiannya, penerapan spesifikasi Google yang sesuai, dan kepatuhan terhadap persyaratan Perjanjian ini, termasuk kepatuhan terhadap Kebijakan Program. Google atas kebijaksanaannya berhak memeriksa aktivitas yang mungkin melanggar Perjanjian ini, termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan aplikasi perangkat lunak untuk mengakses Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran, Tombol Arahan, atau menyelesaikan Aktivitas Arahan maupun keterkaitan dalam aktivitas yang dilarang berdasarkan Perjanjian ini. Google tidak bertanggung jawab atas apapun yang terkait dengan Properti Anda, termasuk tanpa batasan, permintaan pertanyaan dari pengguna akhir Properti Anda atau pengiriman data antara Properti Anda dan Google. Selain itu, Google tidak berkewajiban untuk memberikan pemberitahuan kepada Anda jika Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran, atau Tombol Arahan tidak ditampilkan dengan benar kepada atau Aktivitas Arahan tidak diselesaikan dengan benar oleh pengguna akhir Properti.
5. Penggunaan yang Dilarang. Anda tidak boleh, dan tidak boleh memberikan wewenang atau mendorong pihak ketiga untuk: (i) secara langsung atau tidak langsung menghasilkan pertanyaan, Aktivitas Arahan, atau tayangan maupun klik pada Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran, atau Tombol Arahan (termasuk tanpa batasan, klik putar untuk Iklan video) melalui cara otomatis, penipuan, pemalsuan, atau cara tidak sah lainnya, termasuk namun tidak terbatas pada klik manual berulang, penggunaan robot atau alat pertanyaan otomatis lainnya, dan/atau permintaan penelusuran dari komputer, dan/atau penggunaan perangkat lunak dan/atau layanan pengoptimalan mesin penelusuran yang tidak sah; (ii) mengedit, memodifikasi, memfilter, menyingkat, atau mengubah urutan informasi yang terdapat pada Iklan, Tautan, Unit Iklan, Hasil Penelusuran, maupun Tombol Arahan, atau menghapus, menyamarkan, maupun memperkecil Iklan, Tautan, Unit Iklan, Hasil Penelusuran, atau Tombol Arahan dengan cara apapun tanpa izin dari Google; (iii) meniru, memperkecil, menghapus, atau menghalangi tampilan Halaman web secara utuh dan lengkap yang diakses oleh pengguna akhir setelah mengklik bagian Iklan ("Halaman Pengiklan"), Halaman Hasil Penelusuran, atau Halaman Arahan apapun; (iv) mengarahkan ulang pengguna akhir dari Halaman Pengiklan, Halaman Hasil Penelusuran, atau Halaman Arahan; menyediakan versi Halaman Pengiklan, Halaman Hasil Penelusuran, atau Halaman Arahan yang berbeda dari halaman yang akan diakses pengguna akhir dengan secara langsung membuka Halaman Pengiklan, Halaman Hasil Penelusuran, atau Halaman Arahan; menambahkan konten apapun di antara Iklan dan Halaman Pengiklan, di antara halaman berisi Kotak Penelusuran dan Halaman Hasil Penelusuran, atau antara Tombol Arahan dan Halaman Arahan; atau memberikan apapun selain tautan langsung dari Iklan ke Halaman Pengiklan, dari halaman berisi Kotak Penelusuran ke Halaman Hasil Penelusuran, atau dari Tombol Arahan ke Halaman Arahan; (v) menampilkan Iklan, Tautan, atau Tombol Arahan pada halaman web atau situs web apapun yang berisi konten pornografi, mengandung kebencian, kekerasan, atau ilegal; (vi) secara langsung atau tidak langsung mengakses, menjalankan, dan/atau mengaktifkan Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran, atau Tombol Arahan melalui, dari, maupun dalam Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran, atau Tombol Arahan dalam aplikasi perangkat lunak, situs web, maupun yang lainnya selain Properti Anda, kecuali hanya sebatas yang diizinkan secara tersurat dalam Perjanjian ini; (vii) "merayap", "melakukan spider", mengindeks, atau mengumpulkan maupun menyimpan secara permanen informasi dalam tembolok yang diperoleh dari Iklan, Tautan, Hasil Penelusuran, atau Aktivitas Arahan, maupun bagian, salinan, karya turunannya; (viii) melakukan tindakan yang melanggar Kebijakan Program yang ditampilkan di Situs Web Google , sebagaimana direvisi dari waktu ke waktu, atau perjanjian lain antara Anda dan Google (termasuk namun tidak terbatas pada persyaratan program Google AdWords); (ix) menyebarluaskan program jahat; (x) membuat akun baru untuk menggunakan Program setelah Google menghentikan Perjanjian ini dengan Anda sebagai akibat pelanggaran Perjanjian; atau (xi) terlibat dalam tindakan maupun praktik yang berdampak buruk bagi Google atau mempermalukan maupun merendahkan reputasi atau niat baik Google. Anda memahami bahwa upaya keterlibatan atau pelanggaran apapun terhadap hal yang telah disebutkan di atas merupakan pelanggaran material terhadap Perjanjian ini dan kami dapat melakukan semua upaya hukum yang tersedia, termasuk penangguhan akun dengan segera atau penghentian Perjanjian, dan melakukan semua upaya hukum perdata dan pidana yang memungkinkan.
6. Penghentian; Pembatalan. Dengan tunduk pada perjanjian pihak ketiga lain yang mungkin ada antara Anda dengan pelanggan Google lain (misalnya perusahaan hosting web), Anda dapat setiap saat berhenti menampilkan Iklan, Tautan, Kotak Penelusuran, atau Tombol Arahan di Properti dalam Program dengan atau tanpa alasan dengan menghapus Google JavaScript atau program sejenis dari Properti Anda. Anda dapat setiap saat menghentikan Perjanjian ini dengan atau tanpa alasan dengan mengirim pemberitahuan tertulis tentang keinginan membatalkan partisipasi dalam Program ke adsense-support@google.com. Perjanjian ini akan dianggap berakhir dalam waktu 10 (sepuluh) hari kerja sejak Google menerima pemberitahuan Anda. Google dapat memeriksa aktivitas apapun yang mungkin melanggar Perjanjian ini. Google dapat setiap saat menghentikan sebagian atau seluruh Program, menghentikan Perjanjian ini, atau menangguhkan maupun menghentikan partisipasi Properti pada sebagian atau seluruh Program atas kebijaksanaannya sendiri karena alasan apapun. Selain itu, Google berhak menghentikan, tanpa pemberitahuan sebelumnya, akun yang belum menghasilkan jumlah klik yang memadai pada Iklan, Tombol Arahan, atau tayangan Iklan yang valid (masing-masing berdasarkan penilaian Google) selama 2 (dua) bulan atau lebih. Setelah penghentian partisipasi Properti dalam Program atau penghentian Perjanjian ini karena alasan apapun, Pasal 3, 6 hingga 10, dan 14 hingga 17 akan tetap berlaku.
7. Kerahasiaan. Anda setuju untuk tidak mengungkapkan Informasi Rahasia Google tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Google. "Informasi Rahasia Google" mencakup namun tidak terbatas pada: (a) semua perangkat lunak, teknologi, program, spesifikasi, materi, panduan, dan dokumen Google yang terkait dengan Program; (b) rasio klik-tayang atau statistik lain yang terkait dengan kinerja Properti dalam Program yang diberikan oleh Google kepada Anda; dan (c) informasi lain yang ditetapkan secara tertulis sebagai "Rahasia" oleh Google  atau ketetapan yang setara. Namun, Anda dapat secara akurat mengungkapkan jumlah pembayaran kotor Google kepada Anda berdasarkan Program. Informasi Rahasia Google tidak mencakup informasi yang telah diketahui secara umum tanpa melalui pelanggaran oleh Anda atau Google, maupun informasi yang (i) didapat secara independen tanpa akses ke Informasi Rahasia Google, sebagaimana dibuktikan secara tertulis; (ii) Anda terima dari pihak ketiga secara sah; atau (iii) wajib diungkapkan menurut undang-undang atau lembaga pemerintah yang berwenang.
8. Tidak Ada Jaminan. Google tidak menjamin tingkat tayangan Iklan atau klik pada Iklan maupun Tombol Arahan, waktu penayangan iklan dan/atau klik, penyelesaian Aktivitas Arahan, atau jumlah pembayaran yang Anda terima dalam Perjanjian ini.  Selain itu, untuk menegaskan, Google tidak menjamin bahwa Program akan beroperasi setiap saat atau selama masa nonaktif (i) disebabkan oleh putusnya rangkaian jalur, jaringan, atau server internet publik, (ii) disebabkan oleh kegagalan peralatan, sistem, atau layanan akses lokal, (iii) pada pemeliharaan terjadwal sebelumnya, atau (iv) terkait dengan kondisi di luar kontrol Google (atau anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya) seperti aksi mogok, kerusuhan, kudeta, kebakaran, banjir, ledakan, perang, tindakan pemerintah, kondisi ketenagakerjaan, gempa bumi, bencana alam, atau gangguan layanan internet di wilayah tempat beroperasinya server Anda atau Google (atau anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya).
9. Tidak Ada Jaminan. GOOGLE TIDAK MENJAMIN, SECARA TERSURAT MAUPUN TERSIRAT, TERMASUK NAMUN TIDAK TERBATAS PADA IKLAN, TAUTAN, PENELUSURAN, ARAHAN, MAUPUN LAYANAN LAIN, DAN SECARA TEGAS TIDAK MENJAMIN MENGENAI NONPELANGGARAN, KELAYAKAN UNTUK DIPERDAGANGKAN, DAN KESESUAIAN UNTUK TUJUAN TERTENTU. JIKA IKLAN, TAUTAN, DAN HASIL PENELUSURAN DIDASARKAN PADA ATAU DITAMPILKAN TERKAIT DENGAN KONTEN NON-GOOGLE, MAKA GOOGLE TIDAK TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS TAMPILAN IKLAN, TAUTAN, DAN HASIL PENELUSURAN TERSEBUT.
10. Batasan Tanggung Jawab; Keadaan Memaksa. KECUALI UNTUK KEWAJIBAN PERLINDUNGAN TERHADAP KERUGIAN DAN KERAHASIAAN YANG TERCANTUM DALAM PERJANJIAN INI ATAU PELANGGARAN ANDA TERHADAP HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL DAN/ATAU KEPENTINGAN EKSKLUSIF TERKAIT DENGAN PROGRAM, (i) DALAM KONDISI APAPUN, MASING-MASING PIHAK TIDAK BERTANGGUNG JAWAB BERDASARKAN PERJANJIAN INI ATAS KERUGIAN KONSEKUENSIAL, KHUSUS, TIDAK LANGSUNG, SEBAGAI PERINGATAN, ATAU SEBAGAI HUKUMAN, BAIK BERDASARKAN KONTRAK, WANPRESTASI, ATAU TEORI HUKUM LAINNYA, MESKIPUN PIHAK TERSEBUT TELAH DIBERITAHUKAN TENTANG KERUGIAN TERSEBUT DAN TANPA MENGABAIKAN KEGAGALAN TUJUAN UTAMA DARI UPAYA HUKUM TERBATAS DAN (ii) KEWAJIBAN KUMULATIF GOOGLE KEPADA PENAYANG DALAM PERJANJIAN INI ATAS SETIAP KLAIM TERBATAS PADA JUMLAH BERSIH YANG DIBAYARKAN GOOGLE KEPADA PENAYANG SELAMA JANGKA WAKTU TIGA BULAN SEGERA SEBELUM TANGGAL PENGAJUAN KLAIM. Setiap pihak memahami bahwa pihak lain yang menyepakati Perjanjian ini mengandalkan batasan kewajiban yang telah disebutkan dan batasan tersebut merupakan dasar penting bagi penawaran antarpihak. Tanpa membatasi hal yang telah disebutkan sebelumnya dan kecuali untuk kewajiban pembayaran, setiap pihak tidak bertanggung jawab atas kegagalan atau keterlambatan yang disebabkan oleh kondisi di luar kontrol yang wajar dari pihak tersebut, termasuk namun tidak terbatas pada tindakan pemerintah atau terorisme, gempa bumi, atau bencana alam lainnya, kondisi ketenagakerjaan, dan gangguan listrik.
11. Pembayaran. Anda akan menerima pembayaran yang terkait dengan jumlah klik Iklan yang valid, jumlah tayangan Iklan yang valid, dan jumlah penyelesaian Aktivitas Arahan yang valid melalui Tombol Arahan yang ditampilkan terkait dengan Properti Anda, dan/atau aktivitas yang dilakukan terkait dengan penayangan Iklan di Properti Anda, seperti ditentukan oleh Google untuk peserta Program dalam setiap kasus. Jika Anda memilih untuk menerima Hasil Penelusuran, pembayaran ini akan dikompensasikan dengan biaya yang timbul untuk Hasil Penelusuran. Kecuali jika disetujui lain oleh setiap pihak secara tertulis (termasuk melalui email), pembayaran kepada Anda akan dikirim oleh Google kira-kira dalam waktu 30 (tiga puluh) hari setelah akhir setiap bulan di mana Iklan atau Tombol Arahan berjalan di Properti Anda atau Iklan berjalan pada Halaman Hasil Penelusuran jika saldo penghasilan Anda mencapai $100 atau lebih. Jika Perjanjian ini berakhir, Google akan membayarkan saldo penghasilan Anda dalam waktu kira-kira 90 (sembilan puluh) hari setelah akhir bulan di mana Perjanjian dihentikan oleh Anda (setelah Google menerima permintaan tertulis dari Anda, termasuk melalui email, untuk menghentikan Perjanjian) atau oleh Google. Namun, dalam kondisi apapun, Google tidak akan membayar saldo penghasilan yang kurang dari $10. Tanpa mengabaikan hal-hal yang telah disebutkan sebelumnya, Google tidak berkewajiban melakukan pembayaran atas: (a) jumlah yang timbul karena pertanyaan yang tidak valid, Aktivitas Arahan yang tidak valid, atau klik maupun tayangan Iklan yang dihasilkan oleh pengguna, bot, program otomatis, atau perangkat sejenis, seperti yang ditetapkan secara wajar oleh Google, termasuk namun tidak terbatas pada klik atau tayangan apapun yang (i) berasal dari alamat IP atau komputer dalam kendali Anda, (ii) diminta berdasarkan pembayaran uang, pernyataan yang salah, atau permintaan ilegal maupun tidak valid agar pengguna akhir menyelesaikan Aktivitas Arahan; (b) Iklan atau Tombol Arahan yang dikirim kepada pengguna akhir yang perambannya menonaktifkan JavaScript; (c) Iklan yang menguntungkan organisasi amal dan Iklan pengganti atau transparan yang mungkin ditampilkan Google; atau (d) klik yang digabungkan dengan sejumlah besar klik tidak valid yang dijelaskan pada (a) di atas, atau akibat pelanggaran Perjanjian ini oleh Anda dalam jangka waktu pembayaran yang berlaku. Google berhak menangguhkan pembayaran atau menagih kembali akun Anda karena alasan apapun yang disebutkan di atas atau pelanggaran Perjanjian ini oleh Anda selama berlangsungnya pemeriksaan yang wajar oleh Google atas hal-hal yang disebutkan di atas atau pelanggaran Perjanjian ini oleh Anda, atau dalam hal pengiklan yang Iklannya ditampilkan terkait dengan Properti Anda tidak melakukan pembayaran untuk Iklan tersebut kepada Google. Selain itu, jika Anda terlambat melakukan pembayaran kepada Google terkait dengan program Google (termasuk namun tidak terbatas pada program Google AdWords), maka Google berhak menangguhkan pembayaran hingga semua pembayaran terutang diselesaikan atau menjumpakannya dengan pembayaran yang terutang kepada Anda terkait dengan Program tersebut sebesar jumlah utang Anda kepada Google. Untuk memastikan pembayaran yang tepat, Anda sepenuhnya bertanggung jawab untuk menyediakan serta selalu menginformasikan alamat yang benar dan informasi kontak lainnya sekaligus informasi pembayaran yang terkait dengan akun Anda. Untuk pembayar pajak di A.S., informasi ini mencakup namun tidak terbatas pada nomor identitas pajak A.S. dan Formulir W-9 yang telah dilengkapi. Untuk pembayar pajak di luar A.S., informasi ini mencakup namun tidak terbatas pada pernyataan yang telah ditandatangani bahwa pembayar pajak tidak melakukan Aktivitas di A.S. (seperti dijelaskan di Google AdSense: Halaman Informasi Pajak yang terdapat di https://www.google.com/adsense/taxinfo, maupun URL lain yang mungkin disediakan Google dari waktu ke waktu) atau Formulir W-8 maupun formulir lainnya yang telah dilengkapi, dan mungkin memerlukan nomor identitas pajak A.S. yang valid, sesuai permintaan otoritas pajak di A.S. Biaya bank yang terkait dengan cek yang dikembalikan atau dibatalkan karena kesalahan maupun kurangnya informasi kontak atau pembayaran dapat dipotong dari pembayaran baru yang diberikan. Anda setuju untuk membayar semua pajak atau biaya berlaku yang ditetapkan oleh lembaga pemerintah, terkait dengan partisipasi Anda dalam Program. Google dapat setiap saat mengubah struktur pembayaran dan/atau biaya. Jika Anda mengajukan keberatan terhadap pembayaran dalam Program, Anda harus memberitahukannya kepada Google secara tertulis dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak pembayaran tersebut; kelalaian untuk memberitahukannya kepada Google akan dianggap sebagai pengesampingan hak klaim apapun oleh Anda terkait dengan pembayaran yang dimaksud. Pembayaran hanya akan dihitung berdasarkan data yang dimiliki Google. Penghitungan atau statistik lain tidak akan diterima oleh Google atau memiliki pengaruh dalam Perjanjian ini. Pembayaran dalam Perjanjian ini hanya digunakan oleh Anda dan tidak dapat ditransfer atau dialihkan dengan cara apapun kepada pihak ketiga (yakni didistribusikan ke Properti yang dikelola oleh Anda, sehingga diperlukan pembayaran terpisah), kecuali jika diizinkan secara tertulis oleh Google (termasuk melalui email). Google dapat setiap saat menangguhkan dana, pembayaran, dan biaya lainnya yang harus dibayarkan kepada Anda terkait dengan Program AdSense. Anda memahami dan menyetujui bahwa Google dapat, tanpa pemberitahuan lebih lanjut kepada Anda, memberikan kontribusi kepada organisasi amal yang dipilih Google untuk semua dana, pembayaran, dan biaya lain yang terkait dengan Program AdSense yang dimiliki Google dan terutang kepada Anda (jika ada), namun tidak dapat dibayarkan atau diberikan kepada Anda karena akun Anda Tidak Aktif (seperti dijelaskan di bawah ini). Tidak Aktif berarti bahwa berdasarkan data Google: (a) selama jangka waktu 2 (dua) tahun atau lebih, Anda tidak masuk ke akun Anda atau menerima dana, pembayaran, maupun biaya lain yang berusaha dibayarkan atau diberikan Google kepada Anda, dan (b) Google tidak dapat menghubungi Anda, atau tidak menerima petunjuk pembayaran yang memadai dari Anda, setelah menghubungi Anda di alamat yang terdapat dalam data Google.
12. Publisitas. Anda setuju bahwa Google dapat menggunakan nama dan logo Anda dalam presentasi, materi pemasaran, daftar pelanggan, laporan keuangan, daftar pelanggan di situs web, Halaman Hasil Penelusuran, dan Halaman Arahan. Jika Anda ingin menggunakan nama dagang, merek dagang, merek layanan, logo, nama domain Google, dan fitur merek unik Google lainnya ("Fitur Merek"), Anda dapat melakukannya selama penggunaan tersebut mematuhi Perjanjian ini dan mematuhi panduan penggunaan Fitur Merek Google yang berlaku saat itu, serta konten yang terdapat atau direferensikan di dalamnya, dan panduannya dapat ditemukan di URL berikut: http://www.google.co.id/permissions/guidelines.html (atau URL lain yang mungkin disediakan Google dari waktu ke waktu).
13. Pernyataan dan Jaminan. Anda menyatakan dan menjamin bahwa (a) semua informasi yang disediakan oleh Anda kepada Google untuk bergabung dalam Program adalah benar dan terkini; (b) Anda merupakan pemilik atas Properti atau Anda diberi kewenangan secara hukum untuk bertindak atas nama pemilik Properti tersebut untuk keperluan Program dan Perjanjian ini; (c) Anda memiliki semua hak, kuasa, dan kewenangan yang diperlukan untuk menyepakati Perjanjian ini dan melakukan tindakan yang harus dilakukan Anda berdasarkan Perjanjian ini; dan (d) Anda telah mematuhi dan akan terus mematuhi semua undang-undang, ketetapan, ketentuan, dan peraturan (termasuk namun tidak terbatas pada CAN-SPAM Act tahun 2003 serta hukum privasi atau perlindungan data yang relevan) dalam tindakan Anda berdasarkan Perjanjian ini. Selain itu, jika Situs Anda adalah pemutar media (1) Anda menyatakan dan menjamin bahwa Anda memiliki lisensi yang valid untuk menggunakan dan mendistribuskan pemutar media tersebut (termasuk semua konten di dalamnya, termasuk namun tidak terbatas pada Iklan atau Unit Iklan) untuk keperluan Program dan Perjanjian ini; dan (2) Anda harus memastikan bahwa pemutar media yang terdapat di Situs tersebut akan mematuhi syarat dan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian ini. Selanjutnya Anda menyatakan dan menjamin bahwa setiap Properti dan materi apapun yang ditampilkan di dalamnya: (i) mematuhi semua undang-undang, ketetapan, ketentuan, dan peraturan yang berlaku; (ii) tidak melanggar atau belum pernah melanggar kewajiban atau hak pihak atau entitas manapun, termasuk namun tidak terbatas pada, hak atas kekayaan intelektual, publisitas atau privasi, maupun hak atau kewajiban berdasarkan perlindungan konsumen, kewajiban produk, wanprestasi, atau teori kontrak; dan (iii) tidak berisi konten pornografi, mengandung kebencian, atau kekerasan.
14. Kewajiban Anda untuk Memberikan Perlindungan Terhadap Kerugian. Anda setuju untuk melindungi, membela, dan membebaskan Google, agen, afiliasi, anak perusahaan, direktur, pejabat, karyawan, dan pihak ketiga yang sesuai (misalnya pengiklan, mitra sindikasi, pemberi lisensi, pemegang lisensi, konsultan, dan kontraktor yang relevan) (bersama-sama disebut "Pihak yang Dilindungi") dari dan terhadap setiap dan semua klaim, kewajiban, kerugian, dan biaya pihak ketiga (termasuk penetapan ganti rugi, biaya penyelesaian perdamaian, dan biaya hukum yang wajar) yang diminta kepada Pihak yang Dilindungi, yang timbul, terkait dengan, atau disebabkan oleh penggunaan Program, Properti oleh Anda, dan/atau pelanggaran persyaratan Perjanjian ini oleh Anda.
15. Hak Google. Anda memahami bahwa Google memiliki semua hak, kuasa, dan kepentingan, termasuk namun tidak terbatas pada, semua Hak Atas Kekayaan Intelektual (seperti dijelaskan di bawah ini) dalam dan terhadap Program (termasuk teknologi penayangan iklan, teknologi penelusuran, dan Fitur Merek Google, termasuk lisensi tersirat, kecuali item yang diberikan lisensinya oleh Google dari pihak ketiga dan kecuali pemutar media pihak ketiga dalam Properti), dan Anda tidak akan memiliki hak, kuasa, atau kepentingan dalam dan terhadap Program, kecuali seperti yang dinyatakan secara tertulis dalam Perjanjian ini. Anda tidak akan memodifikasi, mengadaptasi, menerjemahkan, mempersiapkan karya turunan, menguraikan, merekayasa balik, membongkar, atau mencoba mengambil kode sumber dari layanan, perangkat lunak, atau dokumen Google, maupun membuat atau berupaya membuat layanan maupun produk pengganti atau yang mirip melalui penggunaan atau pengaksesan Program maupun informasi eksklusif yang terkait. Anda tidak akan menghapus, menyamarkan, atau mengubah pemberitahuan hak cipta, Fitur Merek, atau pemberitahuan hak eksklusif Google yang melekat atau terdapat dalam layanan, perangkat lunak, atau dokumen Google (termasuk namun tidak terbatas pada tampilan Fitur Merek Google pada Iklan, Tautan, Kotak Penelusuran, dan/atau Tombol Arahan, jika ada). "Hak Atas Kekayaan Intelektual" adalah setiap dan semua hak yang tersedia setiap saat berdasarkan undang-undang paten, undang-undang hak cipta, undang-undang perlindungan chip semikonduktor, undang-undang hak moral, undang-undang rahasia dagang, undang-undang merek dagang, undang-undang persaingan tidak sehat, undang-undang hak publisitas, undang-undang hak privasi, serta setiap dan semua hak eksklusif lainnya, sekaligus setiap dan semua aplikasi, pembaruan, perluasan, pemulihan, dan pengembaliannya, yang berlaku sekarang atau di masa mendatang di seluruh dunia.
16. Hak Informasi. Google dapat menyimpan dan menggunakan, dengan tunduk pada persyaratan Kebijakan Privasi Google (terdapat di http://www.google.co.id/privacy.html, atau URL lain yang mungkin disediakan Google dari waktu ke waktu), semua informasi yang Anda berikan, termasuk namun tidak terbatas pada, informasi penagihan dan kontak serta demografi Properti. Anda setuju bahwa Google dapat mentransfer dan mengungkapkan informasi identitas pribadi tentang Anda kepada pihak ketiga untuk menyetujui dan mengaktifkan partisipasi Anda dalam Program, termasuk kepada pihak ketiga yang berada di wilayah hukum dengan undang-undang data yang tidak seketat undang-undang di wilayah hukum Anda. Google juga dapat memberikan informasi terkait dengan proses hukum yang valid, seperti panggilan pengadilan, perintah penggeledahan, dan perintah pengadilan, atau menegakkan maupun menerapkan hak hukum maupun melakukan pembelaan terhadap gugatan hukum. Namun, Google tidak bertanggung jawab dan tidak akan berkewajiban kepada Anda atas pengungkapan informasi tersebut oleh pihak ketiga tersebut. Google dapat memberikan informasi selain identitas pribadi tentang Anda, termasuk URL Properti, statistik khusus Properti, dan informasi sejenis yang dikumpulkan oleh Google, kepada pengiklan, mitra usaha, sponsor, serta pihak ketiga lainnya. Selain itu, Anda memberikan hak kepada Google untuk mengakses, mengindeks, dan menyimpan Properti maupun sebagian Properti dalam tembolok, termasuk melalui cara otomatis, yang mencakup spider atau perayap web.
17. Ketentuan Lain. Perjanjian ini diatur oleh hukum California, kecuali prinsip-prinsip konflik antar-hukum yang diatur di dalamnya. Perselisihan atau klaim apapun yang timbul dari atau sehubungan dengan Perjanjian ini akan diputuskan di Santa Clara County, California. Secara khusus, para pihak mengesampingkan pemberlakuan United Nations Convention on Contract for the International Sale of Good and Uniform Computer Information Transaction Act (Konvensi PBB Tentang Kontrak Penjualan Barang Internasional dan Undang-Undang Keseragaman Transaksi Informasi Komputer) terhadap Perjanjian ini. Perjanjian ini merupakan keseluruhan perjanjian antara para pihak tentang materi pokok yang tercantum di dalamnya. Perubahan apapun terhadap Perjanjian ini harus dibuat secara tertulis oleh kedua pihak, melalui persetujuan online oleh Anda terhadap ketentuan-ketentuan terbaru, atau setelah Anda melanjutkan partisipasi dalam Program setelah persyaratan tersebut diperbarui oleh Google. Kelalaian meminta diterapkannya ketentuan apapun tidak akan mempengaruhi hak salah satu pihak untuk setiap saat meminta diterapkannya ketentuan tersebut setelahnya, dan pengesampingan terhadap pelanggaran atau kelalaian mematuhi Perjanjian ini tidak akan menyebabkan pengesampingan terhadap pelanggaran maupun kelalaian berikutnya atau pengesampingan terhadap ketentuan yang terkait. Jika ketentuan dalam Perjanjian ini tidak dapat diberlakukan, maka ketentuan tersebut akan diubah untuk mencerminkan maksud dari para pihak dan ketentuan lainnya dalam Perjanjian ini akan tetap memiliki kekuatan hukum penuh. Anda tidak boleh menjual kembali, memberikan, atau mentransfer hak Anda dalam Perjanjian ini. Upaya tersebut dapat menyebabkan dihentikannya Perjanjian ini, tanpa tanggung jawab dari Google. Tanpa mengesampingkan hal-hal yang telah disebutkan sebelumnya, Google dapat setiap saat mengalihkan Perjanjian ini kepada afiliasinya tanpa pemberitahuan sebelumnya. Hubungan antara Google dan Anda bukan merupakan hubungan hukum kemitraan, melainkan merupakan hubungan kontrak yang independen.

Tertanda, 25 Februari 2008
Google Owner
Zul Afdal

Jasa Web Murah

Kabar UPI